Selasa, 27 November 2018

MENCERMATI BUDAYA POLITIK MASYARAKAT INDONESIA

A. Pengertian Budaya Politik Menurut Para Ahli

 
1. Alan R. Ball, pengertian political culture adalah suatu susunan yang terdiri dari sikap, kepercayaan, emosi, dan nilai-nilai masyarakat yang berhubungan dengan sistem politik dan isu-isu politik.


2. Robert Dahl, Political culture adalah aspek politik dari sistem nilai-nilai yang terdiri dari ide, pengetahuan, adat istiadat, tahayul dan mitos yang dikenal dan diakui sebagian besar masyarakat. Budaya tersebut memberi rasional untuk menolak atau menerima nilai-nilai dan norma lain.





3. Miriam Budiardjo, Budaya politik adalah keseluruhan dari pandangan-pandangan politik, seperti norma-norma, pola-pola orientasi terhadap politik dan pandangan hidup pada umumnya.



4. Moctar Massoed, pengertian budaya politik adalah sikap dan orientasi warga suatu negara terhadap kehidupan pemerintahan negara dan politiknya.  


B. TIPE BUDAYA POLITIK
Morton davies  membagi budaya politik kedalam 3 tipe sebagai berikut:

1. Budaya politik parokial (parochial political culture)
budaya politik parokial adalah budaya politik masyarakat yang memiliki tingkatat partisipasi rendah, hal ini didasarkan pada penyebab utamanya yakni pengetahuan serta wawasan masyarakat yang kurang, istilah lainnya faktor kognitif.
2. Budaya politi subjek/kaula (subject political culture)
yaitu masyarakat bersangkutan sudah relatif maju (baik sosial maupun ekonominya) tetapi masih bersifat pasif. Di sini terdapat frekuensi orientasi yang tinggi terhadap sistem politik yang diferensiatif dan aspek output dari sistem itu.
3. Budaya politik partisipan (participan political culture)
Budaya Politik partisipan merupakan tipe budaya politik yang ideal. Dalam budaya politik partisipan, individu mengerti bahwa mereka adalah warga negara yang memiliki sejumlah hak dan kewajiban yang harus dipenuhi sebagai warga negara yang baik. Hak misalnya menyatakan pendapat, memperoleh pekerjaan, penghasilan, pendidikan dan di sisi lain kewajiban untuk membayar pajak.

C. Ciri-Ciri Budaya Politik
1. Budaya politik  parokial antara lain yaitu:
a. Apatis (adanya ketidak perdulian dan menarik diri dalam kehidupan politik)
b. pengetahuan politiknya rendah 
c. pemimpin politik berperan ganda dalam bidang ekonomi, agama, dan budaya.
d. Adanya ketidak perdulian dan menarik diri dalam  kehidupan politik
e. Masyarakat yang sederhana dan tradisional bahkan buta huruf 
2.    Adapun ciri-ciri budaya politik kaula/subjek yaitu:
a.       a. Adanya minta, kesadaran, dan perhatian terhadap sistem politik.
      b. Adanya partisipasi yang pasif  dalam pengambilan kebijakan.
      c. Bila tidak menyukai sistem politik yang berlaku masyarakat hanya diam dan menyimpan perasaan
      d. tingkat ssosial dan ekonomi relatif maju tetapi hubungan masyarakat dengan sistem politik bersifat  pasif.
3.  Ciri-ciri Budaya Politik Partisipan
a. Ikut memilih dalam pemilu
b. Menggunakan hak-hak politiknya secara bertanggung jawab
c. Menunaikan kewajiban-kewajiban politiknya dengan sebaik- baiknya.
d. Menjauhkan diri dari perbuatan-perbuatan yang melanggar hukum
e. Berpartisipasi aktif dalam pelaksanaan pembangunan
f. Taat dan patuh terhadap aturan yang berlaku.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar